Cerita Valkyrie Battlesuit Syarat Intimasi Valkyrie
Ah? Nilai diri sendiri ya? Pertanyaan yang susah nih...
Hmm... Ya... susah juga ya. Beberapa tahun yang lalu, mungkin aku bisa langsung jawab tanpa ragu; tapi seiring berjalannya waktu, jadi semakin susah untuk nilai diri sendiri. Lagian, memangnya aku sudah melakukan apa saja ya?
Sebenarnya bukan aku yang melakukan hal-hal luar biasa, tapi orang lain yang terus mendorongku. Aku sih cuma menjalankannya aja, satu langkah demi satu langkah, tanpa banyak pikir.
Lagi pula, sejak lahir, sebagian besar hidupku sudah direncanakan orang lain... kalau dipikir-pikir sekarang, rasanya sulit dipercaya ya.
Tapi untung pada akhirnya, aku bisa pilih jalanku sendiri, berdamai dengan diri sendiri, dan juga menerima kuasa "akhir".
Aku cuma melakukan apa yang ingin aku lakukan, melindungi orang-orang yang aku sayang, dan balas budi pada dunia ini yang sudah memberikan segalanya padaku. Pokoknya sekarang, aku benar-benar bahagia deh.
Kalau aku yang seperti ini bisa dianggap sebagai pahlawan, berarti semua orang juga bisa jadi pahlawan. Justru, aku tuh seseorang yang sudah merepotkan banyak orang dan selalu disayang semua orang.
Karena semua orang selalu memperhatikanku, mengasihiku, mendorongku, dan juga mengarahkanku dalam perjalanan ini.
Mei, Bronya, teman-teman lain, dan... tentunya termasuk kamu juga.
Dari awal aku cuma mau cari ayahku, aku tidak pernah bayangkan perjalananku bisa sampai sejauh ini.
Begitu banyak yang rintangan kita sudah lalui. Aku juga sudah jatuh berkali-kali, dan terluka berulang kali.
Namun, di tengah kegelapan dan kesulitan, aku selalu bisa mendengar suaramu.
Aku bisa merasakan kebaikanmu, ketulusanmu, dan jiwamu yang lembut.
Kamu yang memberikanku kekuatan dan mendukungku untuk sampai di sini. Setiap langkahku, selalu ada kamu yang menggenggam tanganku.
Terima kasih ya sudah menemaniku sejauh ini.
Kali ini... giliranku untuk mendampingi perjalananmu.
Hehe, ini janji dari Kiana Kaslana. Jadi...
Ayo kita maju bersama-sama!