Cerita Valkyrie Battlesuit Syarat Intimasi Valkyrie
"Jadi, Susannah, kali ini kamu yang akan bertanggung jawab atas misi ini."
"Baik, serahkan saja padaku, Overseer."
Nada bicara tenang gadis itu sangat berkarisma, membuat suasana ruang rapat yang kacau itu hening seketika.
-"Baguslah, kalau ada Susannah, semuanya pasti aman."
Dia mendengar bisikan di ruang rapat, tapi gadis itu tidak menunjukkan kegembiraannya, dia hanya berharap bisa memenuhi ekspektasi mereka.
"Susannah, misi kali ini agak sulit, jadi kamu harus lebih berhati-hati."
"Iya, Master Rita. Aku tidak akan lengah."
Untuk bersinar seperti batu permata, kamu harus melalui berbagai penggilingan.
Misi berbahaya, latihan yang keras, dan berhari-hari di ujung kematian, semua itu dicerminkan dari kilauan gadis itu sekarang.
"Susannah, aku serahkan belakangku padamu."
"Baik, jangan khawatir, Master Durandal, aku sudah bukan Susannah dulu yang tidak percaya diri."
Gadis itu sudah menjadi petarung yang bisa berjuang bersama Durandal.
"Susannah?"
"Iya, Master Amber, apa ada misi baru?"
"Tidak, aku cuma mau tanya kapan kamu mau kirim laporan pelatihanmu."
"Eh, kirim sebelum minggu depan, kan? Tunggu sebentar... Astaga, ternyata kemarin ya!"
Gadis itu terbangun tiba-tiba dengan keringat dingin.
Rapat pelatihan itu sudah lama berakhir, hanya Amber dan dia yang di dalam ruang rapat luas itu.
"Ya, kemarin. Terus kalau aku tidak salah ingat, kamu perlu pergi ke ruang rapat 528 untuk rapat evaluasi. Kok malah di sini?"
"Aaaah, ini bukan ruang rapat 258?!"